Friday, October 30, 2015

Editor vi pada Linux CENTOS


Editor VI (vee eye, dibaca vi ai) adalah editor berbasis text yang digunakan oleh banyak pemakai UNIX/LINUX. Editor ini pertama kali dikembangkan oleh William (Bill) Joy sewaktu ia menjadi graduate student di University of California at Berkeley pada tahun 1976.
            Perintah “vi” adalah perintah di dalam shell linux untuk mengedit teks, kalau di dalam Windows pada shell MS-Dos dengan perintah “edit”. Yang keduanya hampir mempunyai kesamaan, perbedaannya di dalam dos bisa langsung dari windows dan dapat mouse dapat dijalankan tetapi di dalam vi mouse tidak bisa digunakan untuk memilih option tersebut seperti file, edit, help dll.
Editor VI memiliki dua mode, yaitu :
1.  Command mode (mode perintah) digunakan untuk memberikan perintah-perintah untuk mengedit teks.
2.  Insert mode (mode penyisipan) digunakan untuk melakukan pengetikan teks.
            Pertama kali memulai editor VI,  secara default kita menemukan Command mode (mode perintah). Untuk mengaktifkan insert mode kita tinggal mengetikkan huruf i. Bila kita menekan tombol [Escape], maka kita akan kembali ke mode perintah. Selain huruf i kita juga dapat menekan tombol insert.
Untuk memulai Editor VI kita dapat mengetikan perintah :
# > vi namafile.txt
            Jika file namafile.txt ditemukan, maka editor akan membuka dokumen tersebut. Tetapi jika tidak ditemukan, maka editor VI akan membuat file baru dengan nama tersebut (namafile.txt) jika disimpan. Untuk itu jangan sampai salah mengetikkan nama sebuah file yang akan diedit.
Dan berikut ini perintah dalam vi dalam linux antara lain :

1. Navigasi Cursor

l , panah kanan atau spasi : untuk bergeser ke kanan 1 karakter
h atau panah kiri : untuk bergeser ke kiri 1 karakter
j atau panah bawah : untuk bergeser ke bawah 1 baris
k atau panah atas : untuk bergeser ke atas 1 baris
:0 atau 1-Shift-G : untuk berpindah ke baris pertama
:$ : untuk berpindah ke baris terakhir
nG : untuk berpindah ke baris ke n
0 : untuk berpindah Awal baris
$ : untuk berpindah Akhir baris
^F : berpindah satu layar penuh ke bawah.
^B : berpindah satu layar penuh ke atas.
^D : berpindah setengah layar ke bawah.
^U : berpindah setengah layar ke atas.
^w : berpindah satu kata ke depan.
^b : berpindah satu kata ke belakang.
Tanda ^ adalah tanda tombol Ctrl, ^F artinya anda harus menekan tombol Ctrl bersamaan dengan tombol F.

2. Menghapus Text

x : digunakan untuk menghapus satu karakter pada posisi kursor.
X : digunakan untuk menghapus satu karakter pada sebelah kiri posisi kursor.
dw : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor.
db : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kiri kurso.r
dd : digunakan untuk menghapus 1 baris pada posisi kursor.
d [Enter] : untuk menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya.
d0 : untuk menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor.
dL : untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar.
d$ : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris.
dG : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris pada file.
d^ : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris dari file.
3dd : Menghapus tiga baris dari posisi kursor kebawah.

3. Copy dan Paste Text

Untuk melakukan perintah copy dan paste kita harus memperhatikan langkah-langkah berikut :
·         Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan dicopy.
·         Contoh jika ingin copy 5 baris, gunakan command 5yy ( tekan angka 5 diikuti tombol y sebanyak 2x)
·         Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang akan di insert-kan dan kemudian tekan p untuk paste.

Perintah Copy dan paste adalah :
yy : untuk meng-copy satu baris
yw : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
yb : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
y0 : untuk meng-copy dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
yL : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
y$ : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris
yG : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
y) : untuk meng-copy dari posisi kursor ke awal kalimat
y( : untuk meng-copy dari posisi kursor ke akhir kalimat
p : untuk mempaste teks
    Contoh : perintah 3yw artinya : meng-copy 3 kata dari sebelah kanan kursor

4. Memindahkan Text

Untuk memindahkan teks kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut :
·      Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan di-cut.
·      Contoh jika ingin memindahkan 5 baris, gunakan command 5dd ( tekan angka 5 diikuti tombol d sebanyak 2x)
·      Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang baru dan kemudian tekan p untuk paste.

5. Membatalkan Perubahan

Jika kita melakukan kesalahan ketik atau menghapus tanpa sengaja, kita dapat memperbaikinya dengan menggunakan perintah u atau U.
Perintah u digunakan untuk membatalkan perubahan terakhir yang dilakukan oleh pemakai
Perintah U digunakan untuk membatalkan seluruh perubahan pada satu baris.

6. Mencari String dan Karakter

Editor VI dapat melakukan pencarian terhadap string dan karakter. Untuk pencarian string, perintah yang digunakan adalah perintah / dan ?. Pada saat kedua perintah ini digunakan, perintah yang diketikkan akan muncul dibagian bawah layar, tempat kita mengetikkan string yang ingin dicari.
perbedaan antara / dan ? Prinsip Kedua perintah sebenarnya sama, yang berbeda hanya pada arah pencarian yang akan dilakukan. Perintah / mencari ke arah bawah, sedangkan perintah ? mencari ke arah atas dari file.
Contoh : Misalnya kita ingin mencari kata <VirtualHost>, kita tinggal mengetikkan perintah /<VirtualHost>.
Perintah n dan N digunakan untuk melanjutkan proses pencarian yang sebelumnya. Perintah n akan mencari dalam arah yang sama, sedangkan perintah N akan mencari dalam arah yang berlawanan. Untuk melakukan pencarian suatu kata tertentu, bisa digunakan command seperti contoh berikut :
/\<host\>
artinya perintah ini hanya akan mencari string dengan nilai host saja, kata virtualhost akan diabaikan.

7. Keluar dari Editor VI

Untuk bisa keluar dari VI maka anda harus masuk ke command mode dahulu dengan menekan tombol ESC pada keyboard atau bisa juga dengan menekan “Control + [” . Setelah berada dalam COMMAND MODE ketik :q untuk keluar dari VIM tanpa save , bila file yang dibuka sudah dimodifikasi oleh anda maka VIM tidak akan mengizinkan anda keluar dan untuk mengabaikan peringatan ini maka itu gunakan :q! untuk keluar dari VIM dan mengabaikan segala perubahan pada file tersebut.

8. Menyimpan pekerjaan

Jika ingin save file yang sudah di rubah, cukup ketikkan :w lalu tekan enter. Jika ingin save file yang sedang dibuka dengan nama lain maka ketik :w namafile_baru dan tekan enter maka file tersebut akan disave menjadi namafile_baru.

9. Perintah Tambahan Lainnya

Masih banyak perintah Editor VI yang bisa digunakan, diantaranya :
:r nama_file : adalah command untuk menyisipkan isi file namafile kedalam file yang sedang kita buka.
:q : digunakan untuk keluar dari Editor VI
:w : digunakan untuk menyimpan file
:!ls : digunakan me-list isi current directory saat itu (tanpa keluar dari editor VI). Untuk kembali ke editor VI, tekan Enter.
:sh : adalah command untuk meninggalkan editor VI untuk sementara untuk melakukan beberapa perintah lain pada shell. Gunakan ctrl-d untuk kembali ke editor VI.
Semua perintah VI diatas dapat dikombinasikan dengan perintah-perintah yang ada, contohnya perintah :wq berarti kita memberikan perintah menyimpan sebuah file kemudian langsung keluar dari editor VI.

oke sekian dulu sahabatku, mengenai editor vi sampai bertemu lagi di pembahasan lainnya, yang sudah pasti tidak bermutu, jadi ngak usah dibaca postingan selanjutnya, salam
Read More »

Thursday, October 29, 2015

Pemrosesan String Full Picture CENTOS

Hai teman kembali lagi dengan artikel ngak mutu dara saya hehe :D 

Kali ini mosting malem malem nih masih jam 10an sih :) . Oke langsung ke topik kita aja nih yaitu string pada CENTOS

Yup kita mulai dari 

1. wc  : wc berfungsi untuk menghitung baris, kata, dan karakter pada sebuah file
  • Baris  :  wc -l [namafile.txt]
  • Kata  :  wc -w [namafile.txt]
  • Karakter  :  wc -c [namfile.txt]
Dan jika hendak menampilkan secara bersamaan kita tingal mengetikkan kode yaitu wc [namafile.txt]

2. cut : cut berfungsi untuk mengambil data pada sebuah file
  • Kolom  :  cut -f1 [namafile.txt] berfungsi untuk mengambil data pada kolom 1
  • Karakter  :  cut -c1,2 [namafile.txt] untuk mengambil data pada setiap karakter pada setiap katanya

3. Head : head berfungsi menampilkan jumlah baris yang akan ditampilkan yang dimulai dari atas pada data dengan code sebagai berikut head -2 [namafile.txt] , perhatikan pada gambar berikut pada bagian bawah 

4. tail : tail berfungsi untuk menampilkan jumlah baris yang akan ditampilkan tetapi penghitungan dimulai pada baris paling bawah pada data, yaitu dengan menggunakan tail -2 [namafile.txt]
perhatikan pada gambar berikut pada bagian bawah

5. sort : mengurutkan isi suatu file berdasarkan abjad dengan code sort [namafile.txt]
  • sort -r [namafile.txt]  : berfungsi untuk mengurutkan data berdasarkan abjad tetapi dari abjad paling bawah ke atas
perhatikan pada gambar berikut ini

6. uniq : uniq berfungsi berfungsi menyatukan nama file yang sama yang terdapat pada data dengan code berikut uniq sort [namafile.txt] perhatikan pada gambar berikut

7. tr : tr berfungsi untuk mengganti beberapa karakter yang akan diinput dengan code 
tr "a" "s" <[namafile.txt] perhatikan pada gambar berikut ini dimana huruf  a dirubah menjadi huruf s yang ada pada data

8. grep : grep berfungsi menampilkan karakter yang kita inginkan dengan code 
grep [namadata] [namafile.txt] perhatikan pada gambar berikut

Oke semua sahabat bloggers, sampai disini dulu string yang saya sampaikan, ini masih dasar dasar pada linux atau centos, ini masih pada pengolahan data dasar, ntar saya kasih tau yang susah susahnya kalau saya udah jadi dosen hahaha :D aminn.
Salam ngeblog karena tugas hahah
see youu








Read More »

Tuesday, October 20, 2015

Pemrosesan String dan Shell script di CentOS

Pemrosesan String

Beberapa perintah Linux dapat digunakan untuk melakukan pemrosesan file teks seperti manipulasi file, pengurutan dan pencarian file dan string.

wc – word count
Fungsi : menghitung jumlah baris, kata, dana karakter dalam suatu file.
Sintaks : wc [-lwc] nama_file
Keterangan :
-l : line
-w : word
-c : Character
Contoh :
1. Menampilkan jumlah baris, kata dan karakter dari file latih
2. Menampilkan jumlan baris dari file latih

cut
Fungsi : mengambil bagian tertentu dari suatu file dan menampilkannya ke layar.
Sintaks : cut [-d] [-fc] nama_file
Keterangan :
-d : delimeter atau pemisah antar field, digunakan jika menggunakan option -f
Default = TABULASI
-f : field atau kolom.
-c : character.
Contoh :
1. Menampilkan field pertama dan ketiga dari file /etc/passwd
2. Menampilkan karakter 1 sampai dengan 8 dan karakter 25 sampai dengan 27 pada file
/etc/passwd
3. Menampilkan karakter ke 12 sampai dengan ke 16 dari hasil keluaran perintah date

head
Fungsi : menampilkan n baris pertama dari suatu file
Sintaks : head [-n] nama_file
Keterangan : Jumlah baris yang akan ditampilkan default = 10
Contoh :
1. Menampilkan 10 baris pertama dari file /etc/passwd
2. Menampilkan 5 baris pertama dari file /etc/passwd

tail
Fungsi : menampilkan n baris terakhir dari suatu file
Sintaks : tail [-n] nama_file
Keterangan : Jumlah baris yang akan ditampilkan default = 10
Contoh :
1. Menampilkan 10 baris terakhir dari file /etc/passwd
2. Menampilkan 5 baris terakhir dari file /etc/passwd
3. Menampilkan mulai dari baris ke 5 sampai baris terakhir file /etc/passwd

sort
Fungsi : mengurutkan isi suatu file berdasarkan key tertentu
Sintaks : sort [-tchar] [+key] [-r] nama_file
Keterangan :
-t char : delimeter / karakter pemisah antar field.
+ key : nomor kolom sebagai key pengurutan, dimulai dari nol
-r : reverse, mengurutkan secara descending.
Contoh :
1. Mengurutkan isi file /etc/passwd berdasarkan kolom pertama secara ascending
2. Mengurutkan isi file /etc/passwd berdasarkan kolom keempat secara ascending
3. Mengurutkan isi file /etc/passwd berdasarkan kolom keempat secara descending

uniq
Fungsi : menghilangkan duplikasi data, syarat data harus terurut terlebih dahulu.
Sintaks : uniq nama_file
Contoh :
tr
Fungsi : untuk mengubah suatu karakter menjadi karakter lain.
Sintaks : tr “string1” “string2”
Contoh :
1. Mengubah semuakarakter 1 menjadi G, 3 menjadi &, dan s menjadi n
2. 2. Mengubah semua huruf kecil menjadi huruf besar

grep
Fungsi : mencari string di dalam suatu file.
Sintaks ; grep [-pilihan] string_file
Pilihan yang sering digunakan :
-q : tidka menampilkan hsil keluaran ke layar.
-v : menampilkan baris string yang tidak cocok
Contoh :
1. Menampilkan baris yang ada string Linux di file latih.
2. Menampilkan seluruh file di current directory yang mempunyai string Linux
3. Menampilkan baris yang tidak mempunya i string Linux di file latih

find
Fungsi : mencari file denga kriteria tertentu
Sintaks : find nama_path -pilihan
Keterangan :
nama_path = direktori awal dpencarian
Pilihan yang sering digunakan:
Contoh :
1. Mencari file dengan nama latih mulai dari current directory ke bawah
2. Mencari file yang dimilik oleh user dudi mulai dari direktori / ke bawah
3. Mencari seluruh dengan tiper direktori mulai dari direktori /home/dudi ke bawah
4. Mencari seluruh file yang bernama core kemudian dihapus dengan konfirmasi dimulai dari current direktori hingga ke bawah








1. Pendahuluan

Apa itu shell ? shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.

Macam - macam shell?

Tidak seperti sistem operasi lain yang hanya menyediakan satu atau 2 shell, sistem operasi dari keluarga unix misalnya linux sampai saat ini dilengkapi oleh banyak shell dengan kumpulan perintah yang sangat banyak, sehingga memungkinkan pemakai memilih shell mana yang paling baik untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya, atau dapat pula berpindah-pindah dari shell yang satu ke shell yang lain dengan mudah, beberapa shell yang ada di linux antara lain:
  • Bourne shell(sh),
  • C shell(csh),
  • Korn shell(ksh),
  • Bourne again shell(bash),
  • dsb.
Masing - masing shell mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mungkin lebih didasarkan pada kebutuhan pemakai yang makin hari makin meningkat, untuk dokumentasi ini shell yang digunakan adalah bash shell dari GNU, yang merupakan pengembangan dari Bourne shell dan mengambil beberapa feature (keistimewaan) dari C shell serta Korn shell, Bash shell merupakan shell yang cukup banyak digunakan pemakai linux karena kemudahan serta banyaknya fasilitas perintah yang disediakan.versi bash shell yang saya gunakan adalah 2.04
[fajar@linux$]echo $BASH_VERSION
bash 2.04.12(1)-release
Mungkin saat anda membaca dokumentasi ini versi terbaru dari bash sudah dirilis dengan penambahan feature yang lain.

2. Pemrograman Shell ?

Yaitu menyusun atau mengelompokkan beberapa perintah shell (internal atupun eksternal command) menjadi kumpulan perintah yang melakukan tugas tertentu sesuai tujuan penyusunnya. Kelebihan shell di linux dibanding sistem operasi lain adalah bahwa shell di linux memungkinkan kita untuk menyusun serangkaian perintah seperti halnya bahasa pemrograman (interpreter language), melakukan proses I/O, menyeleksi kondisi, looping, membuat fungsi, dsb. adalah proses - proses yang umumnya dilakukan oleh suatu bahasa pemrograman, jadi dengan shell di linux kita dapat membuat program seperti halnya bahasa pemrograman, untuk pemrograman shell pemakai unix atau linux menyebutnya sebagai script shell.

3. Kebutuhan Dasar

Sebelum mempelajari pemrograman Bash shell di linux sebaiknya anda telah mengetahui dan menggunakan perintah - perintah dasar shell baik itu internal command yang telah disediakan shell maupun eksternal command atau utility, seperti
  • cd, pwd, times, alias, umask, exit, logout, fg, bg, ls, mkdir, rmdir, mv, cp, rm, clear, ...
  • utilitas seperti cat, cut, paste, chmod, lpr,...
  • redirection (cara mengirim output ke file atau menerima input dari file), menggunakan operator redirect >, >>, <, <<, contohnya: ls > data
    hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa.
    ls >> data
    hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file.
    cat < data
    file data dijadikan input oleh perintah cat
  • pipa (output suatu perintah menjadi input perintah lain), operatornya : | , contoh: ls -l | sort -s
    ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-)
    ls -l | sort -s | more
    cat <data | sort > databaru
  • Wildcard dengan karakter *, ?, [ ], contohnya: ls i*
    tampilkan semua file yang dimulai dengan i
    ls i?i
    tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i
    ls [ab]*
    tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b

4. Simple Bash Script

Langkah awal sebaiknya periksa dulu shell aktif anda, gunakan perintah ps (report process status)
[fajar@linux$]ps
 PID TTY          TIME CMD
  219 tty1     00:00:00 bash
  301 tty1     00:00:00 ps
bash adalah shell aktif di system saya, jika disystem anda berbeda misalnya csh atauksh ubahlah dengan perintah change shell
[fajar@linux$]chsh
Password:
New shell [/bin/csh]:/bin/bash
Shell changed
atau dengan mengetikkan bash
[fajar@linux$]bash
sekarang coba anda ketikkan perintah dibawah ini pada prompt shell
echo "Script shell pertamaku di linux"

[fajar@linux$]echo "Script shell pertamaku di linux"
Script shell pertamaku di linux
string yang diapit tanda kutip ganda (double quoted) akan ditampilkan pada layar anda,echo adalah statement (perintah) built-in bash yang berfungsi menampilkan informasi ke standard output yang defaultnya adalah layar. jika diinginkan mengulangi proses tersebut, anda akan mengetikkan kembali perintah tadi, tapi dengan fasilitas history cukup menggunakan tombol panah kita sudah dapat mengulangi perintah tersebut, bagaimana jika berupa kumpulan perintah yang cukup banyak, tentunya dengan fasilitas hirtory kita akan kerepotan juga mengulangi perintah yang diinginkan apalagi jika selang beberapa waktu mungkin perintah-perintah tadi sudah tertimpa oleh perintah lain karena history mempunyai kapasitas penyimpanan yang ditentukan. untuk itulah sebaiknya perintah-perintah tsb disimpan ke sebuah file yang dapat kita panggil kapanpun diinginkan.
coba ikuti langkah - langkah berikut:

  1. Masuk ke editor anda, apakah memakai vi,pico,emacs,dsb...
  2. ketikkan perintah berikut
    #!/bin/bash
    echo "Hello, apa khabar"
    
  3. simpan dengan nama file tes
  4. ubah permission file tes menggunakan chmod
    [fajar@linux$]chmod 755 tes
    
  5. jalankan
    [fajar@linux$]./tes
    
kapan saja anda mau mengeksekusinya tinggal memanggil file tes tersebut, jika diinginkan mengeset direktory kerja anda sehingga terdaftar pada search path ketikkan perintah berikut
PATH=$PATH:.
setelah itu script diatas dapat dijalankan dengan cara
[fajar@linux$]tes
Hello, apa khabar
tanda #! pada /bin/bash dalam script tes adalah perintah yang diterjemahkan ke kernel linux untuk mengeksekusi path yang disertakan dalam hal ini program bash pada direktory /bin, sebenarnya tanpa mengikutkan baris tersebut anda tetap dapat mengeksekusi script bash, dengan catatan bash adalah shell aktif. atau dengan mengetikkan bash pada prompt shell.
[fajar@linux$]bash tes
tentunya cara ini kurang efisien, menyertakan path program bash diawal script kemudian merubah permission file sehingga dapat anda execusi merupakan cara yang paling efisien.
Sekarang coba kita membuat script shell yang menampilkan informasi berikut:

  1. Waktu system
  2. Info tentang anda
  3. jumlah pemakai yang sedang login di system
contoh scriptnya:
#!/bin/bash
#myinfo

#membersihkan tampilan layar
clear           

#menampilkan informasi
echo -n "Waktu system   :"; date
echo -n "Anda           :"; whoami
echo -n "Banyak pemakai :"; who | wc -l
sebelum dijalankan jangan lupa untuk merubah permission file myinfo sehingga dapat dieksekusi oleh anda
[fajar@linux$]chmod 755 myinfo
[fajar@linux$]./myinfo
Waktu system   : Sat Nov 25  22:57:15 BORT 2001
Anda           : fajar
Banyak pemakai : 2
tentunya layout diatas akan disesuaikan dengan system yang anda gunakan statementecho dengan opsi -n akan membuat posisi kursor untuk tidak berpindah ke baris baru karena secara default statement echo akan mengakhiri proses pencetakan ke standar output dengan karakter baris baru (newline), anda boleh mencoba tanpa menggunakan opsi -n, dan lihat perbedaannya. opsi lain yang dapat digunakan adalah -e (enable), memungkinkan penggunaan backslash karakter atau karakter sekuen seperti pada bahasa C atau perl, misalkan :
echo -e "\abunyikan bell"
jika dijalankan akan mengeluarkan bunyi bell, informasi opsi pada statement echo dan backslash karakter selengkapnya dapat dilihat via man di prompt shell.
[fajar@linux$]man echo

5. Pemakaian Variabel

Secara sederhana variabel adalah pengenal (identifier) berupa satuan dasar penyimpanan yang isi atau nilainya sewaktu-waktu dapat berubah baik oleh eksekusi program (runtime program) ataupun proses lain yang dilakukan sistem operasi. dalam dokumentasi ini saya membagi variabel menjadi 3 kategori:
  1. Environment Variable
  2. Positional Parameter
  3. User Defined Variable

5.1. Environment Variable

atau variabel lingkungan yang digunakan khusus oleh shell atau system linux kita untuk proses kerja system seperti variabel PS1, PS2, HOME, PATH, USER, SHELL,dsb...jika digunakan akan berdampak pada system, misalkan variabel PS1yang digunakan untuk mengeset prompt shell pertama yaitu prompt tempat anda mengetikkan perintah - perintah shell (defaultnya "\s-\v\$"), PS2 untuk prompt pelengkap perintah, prompt ini akan ditampilkan jika perintah yang dimasukkan dianggap belum lengkap oleh shell (defaultnya ">"). anda dapat mengeset PS1 danPS2 seperti berikut.
simpan dahulu isi PS1 asli system anda, sehingga nanti dapat dengan mudah dikembalikan

[fajar@linux$]PS1LAMA=$PS1
sekarang masukkan string yang diinginkan pada variabel PS1
[fajar@linux$]PS1="Hi ini Promptku!"
Hi ini Promptku!PS2="Lengkapi dong ? "
maka prompt pertama dan kedua akan berubah, untuk mengembalikan PS1 anda ke prompt semula ketikkan perintah
[fajar@linux$]PS1=$PS1LAMA
Jika anda ingin mengkonfigurasi prompt shell, bash telah menyediakan beberapa backslash karakter diantaranya adalah:
\aASCII bell character (07)
\ddate dengan format "Weekday Month Date" (misalnya "Tue May 26")
\eASCII escape character (033)
\Hhostname (namahost)
\nnewline (karakter baru)
\wDirektory aktif
\ttime dalam 24 jam dengan format HH:MM:SS
dllman bash:-)
contoh pemakaiannya:
[fajar@linux$]PS1="[\t][\u@\h:\w]\$"
agar prompt shell hasil konfigurasi anda dapat tetap berlaku (permanen) sisipkan pada file .bashrc atau .profile

5.2. Positional Parameter

atau parameter posisi yaitu variabel yang digunakan shell untuk menampung argumen yang diberikan terhadap shell baik berupa argumen waktu sebuah file dijalankan atau argumen yang dikirim ke subrutin. variabel yang dimaksud adalah 1,2,3,dst..lebih jelasnya lihat contoh script berikut :
#!/bin/bash
#argumen1

echo $1 adalah salah satu $2 populer di $3
Hasilnya
[fajar@linux$]./argumen1 bash shell linux
bash adalah salah satu shell populer di linux
ada 3 argumen yang disertakan pada script argumen1 yaitu bash, shell, linux,masing2 argumen akan disimpan pada variabel 1,2,3 sesuai posisinya. variabel spesial lain yang dapat digunakan diperlihatkan pada script berikut:
#!/bin/bash
#argumen2

clear
echo "Nama script anda : $0";
echo "Banyak argumen   : $#";
echo "Argumennya adalah: $*";
Hasilnya:
[fajar@linux$]./argumen 1 2 3 empat
Nama script anda  : ./argumen
Banyak argumen    : 4
Argumennya adalah : 1 2 3 empat

5.3. User Defined Variable

atau variabel yang didefinisikan sendiri oleh pembuat script sesuai dengan kebutuhannya, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mendefenisikan variabel adalah:
  • dimulai dengan huruf atau underscore
  • hindari pemakaian spesial karakter seperti *,$,#,dll...
  • bash bersifat case sensitive, maksudnya membedakan huruf besar dan kecil, a berbeda dengan Anama berbeda dengan Nama,NaMa,dsb..
untuk mengeset nilai variabel gunakan operator assignment (pemberi nilai)"=", contohnya :
myos="linux"        #double-quoted
nama='pinguin'      #single-quoted 
hasil=`ls -l`;      #back-quoted
angka=12
kalau anda perhatikan ada 3 tanda kutip yang kita gunakan untuk memberikan nilai string ke suatu variabel, adapun perbedaannya adalah:
  • dengan kutip ganda (double-quoted), bash mengizinkan kita untuk menyisipkan variabel di dalamnya. contohnya:
    #!/bin/bash
    
    nama="pinguin"
    kata="Hi $nama, apa khabarmu"    #menyisipkan variabel nama
    echo $kata;
    
    Hasilnya:
    Hi pinguin, apa khabarmu
    
  • dengan kutip tunggal (single-quoted), akan ditampilkan apa adanya. contohnya:
    #!/bin/bash
    
    nama="pinguin"
    kata='Hi $nama, apa khabarmu'    #menyisipkan variabel nama
    echo $kata;
    
    Hasilnya:
    Hi $nama, apa khabarmu
    
  • dengan kutip terbalik (double-quoted), bash menerjemahkan sebagai perintah yang akan dieksekusi, contohnya:
    #!/bin/bash
    
    hapus=`clear`;
    isi=`ls -l`;        #hasil dari perintah ls -l disimpan di variabel isi
    
    #hapus layar
    echo $hapus
    
    #ls -l
    echo $isi;      
    
    Hasilnya: silahkan dicoba sendiri
Untuk lebih jelasnya lihat contoh berikut:
#!/bin/bash
#varuse

nama="fajar"
OS='linux'
distro="macam-macam, bisa slackware,redhat,mandrake,debian,suse,dll"
pc=1
hasil=`ls -l $0`

clear
echo -e "Hi $nama,\npake $OS\nDistribusi, $distro\nkomputernya, $pc buah"
echo "Hasil ls -l $0 adalah =$hasil"
Hasilnya:
[fajar@linux$]./varuse
Hi fajar,
pake linux Distribusi, macam-macam, bisa slackware,redhat,mandrake,debian,suse,dll
komputernya, 1 buah
Hasil ls -l ./varuse adalah -rwxr-xr-x 1 fajar users 299 Nov 21 06:24 ./varuse
untuk operasi matematika ada 3 cara yang dapat anda gunakan, dengan statement builtin let atau expr atau perintah subtitusi seperti contoh berikut:
#!/bin/bash
#mat1

a=10
b=5
#memakai let
let jumlah=$a+$b
let kurang=$a-$b
let kali=$a*$b

#memakai expr
bagi=`expr $a / $b`

#memakai perintah subtitusi $((ekspresi))
modul =$(($a%$b))  #sisa pembagian

echo "$a+$b=$jumlah"
echo "$a-$b=$kurang"
echo "$a*$b=$kali"
echo "$a/$b=$bagi"
echo "$a%$b=$mod"
Hasilnya:
[fajar@linux$]./mat1
10+5=15
10-5=5
10*5=50
10/5=2
10%5=0
fungsi expr begitu berdaya guna baik untuk operasi matematika ataupun string contohnya:
[fajar@linux$]mystr="linux"
[fajar@linux$]expr length $mystr
5
Mungkin anda bertanya - tanya, apakah bisa variabel yang akan digunakan dideklarasikan secara eksplisit dengan tipe data tertentu?, mungkin seperti C atau pascal, untuk hal ini oleh Bash disediakan statement declare dengan opsi -i hanya untuk data integer (bilangan bulat). Contohnya:
#!/bin/bash

declare -i angka
angka=100;
echo $angka;
apabila variabel yang dideklarasikan menggunakan declare -i ternyata anda beri nilai string (karakter), maka Bash akan mengubahnya ke nilai 0, tetapi jika anda tidak menggunakannya maka dianggap sebagai string.

6. Simple I/O

I/O merupakan hal yang mendasar dari kerja komputer karena kapasitas inilah yang membuat komputer begitu berdayaguna. I/O yang dimaksud adalah device yang menangani masukan dan keluaran, baik itu berupa keyboard, floppy, layar monitor,dsb. sebenarnya kita telah menggunakan proses I/O ini pada contoh -contoh diatas seperti statement echo yang menampilkan teks atau informasi ke layar, atau operasi redirect ke ke file. selain echo, bash menyediakan perintah builtin printf untuk mengalihkan keluaran ke output standard, baik ke layar ataupun ke file dengan format tertentu, mirip statement printf kepunyaan bahasa C atau perl. berikut contohnya:

6.1 Output dengan printf

#!/bin/bash
#pr1

url="pemula.linux.or.id";
angka=32;

printf "Hi, Pake printf ala C\n\t\a di bash\n";
printf "My url %s\n %d decimal = %o octal\n" $url $angka $angka;
printf "%d decimal dalam float = %.2f\n" $angka $angka
Hasilnya:
[fajar@linux$]./pr1
Hi, Pake printf ala C
    di bash
My url  pemula.linux.or.id
32 decimal = 40 octal
32 decimal dalam float = 32.00
untuk menggunakan format kontrol sertakan simbol %, bash akan mensubtitusikan format tsb dengan isi variabel yang berada di posisi kanan sesuai dengan urutannya jika lebih dari satu variabel, \n \t \a adalah karakter sekuen lepas newline,tab,dan bell,
Format controlketerangan
%duntuk format data integer
%ooctal
%ffloat atau decimal
%xHexadecimal
pada script diatas %.2f akan mencetak 2 angka dibelakang koma, defaultnya 6 angka, informasi lebih lanjut dapat dilihat via man printf

6.2 Input dengan read

Setelah echo dan printf untuk proses output telah anda ketahui, sekarang kita menggunakan statement read yang cukup ampuh untuk membaca atau menerima masukan dari input standar
syntax :

read -opsi [nama_variabel...]
berikut contoh scriptnya:
#!/bin/bash
#rd1

echo -n "Nama anda :"
read nama;

echo    "Hi $nama,  apa khabarmu";
echo    "Pesan dan kesan :";
read 
echo    "kata $nama, $REPLY";
Hasilnya:
[fajar@linux$]./rd1
Nama anda : pinguin
Hi pinguin, apa khabarmu
Pesan & kesan :
 pake linux pasti asyk - asyk aja
kata pinguin, pake linux pasti asyk - asyk aja
jika nama_variabel tidak disertakan, maka data yang diinput akan disimpan di variabelREPLY contoh lain read menggunakan opsi
-t(TIMEOUT), -p (PROMPT), -s(SILENT), -n (NCHAR) dan -d(DELIM)

#!/bin/bash

read -p "User Name : " user
echo -e "Password 10 karakter,\njika dalam 6 second tidak dimasukkan pengisian password diakhiri"
read -s -n 10 -t 6 pass
echo    "kesan anda selama pake linux, _underscore=>selesai"
read -d _ kesan

echo    "User = $user"
echo    "Password = $pass"
echo    "Kesan selama pake linux = $kesan"
Hasilnya: silahkan dicoba sendiri :-)
OpsiKeterangan
-pmemungkinkan kita membuat prompt sebagai informasi pengisian
-smembuat input yang dimasukkan tidak di echo ke layar (seperti layaknya password di linux)
-nmenentukan banyak karakter yang diinput
-dmenentukan karakter pembatas masukan
informasi secara lengkap lihat man bash

6.3. Output dengan konstanta ANSI

6.3.1. Pengaturan Warna

Untuk pewarnaan tampilan dilayar anda dapat menggunakan konstanta ANSI (salah satu badan nasional amerika yang mengurus standarisasi).
syntaxnya:

\033[warnam
Dimana:
m menandakan setting color
contohnya:

[fajar@linux$]echo -e "\033[31m HELLO\033[0m"
HELLO
konstanta 31m adalah warna merah dan 0m untuk mengembalikan ke warna normal (none), tentunya konstanta warna ansi ini dapat dimasukkan ke variabel PS1 untuk mengatur tampilan prompt shell anda, contohnya:
[fajar@linux$]PS1="\033[34m"
[fajar@linux$]
berikut daftar warna yang dapat anda gunakan:
foreground
       None    0m 
       Black       0;30     Dark Gray     1;30
       Red         0;31     Light Red     1;31
       Green       0;32     Light Green   1;32
       Brown       0;33     Yellow        1;33
       Blue        0;34     Light Blue    1;34
       Purple      0;35     Light Purple  1;35
       Cyan        0;36     Light Cyan    1;36
       Light Gray  0;37     White         1;37
background
       dimulai dengan 40 untuk BLACK,41 RED,dst
lain-lain
       4 underscore,5 blink, 7 inverse
tentunya untuk mendapatkan tampilan yang menarik anda dapat menggabungkannya antara foreground dan background
[fajar@linux$]echo -e "\033[31;1;33m Bash and ansi color\033[0m"
Bash and ansi color

6.3.2 Pengaturan posisi kursor

sedangkan untuk penempatan posisi kursor, dapat digunakan salah satu cara dibawah.
  • Menentukan posisi baris dan kolom kursor:
    \033[baris;kolomH
    
  • Pindahkan kursor keatas N baris:
    \033[NA
    
  • Pindahkan kursor kebawah N baris:
    \033[NB
    
  • Pindahkan kursor kedepan N kolom:
    \033[NC
    
  • Pindahkan kursor kebelakang N kolom:
     \033[ND
    
Contohnya:
#!/bin/bash

SETMYCOLOR="\033[42;1;37m"
GOTOYX="\033[6;35H"
clear
echo -e "\033[3;20H INI DIBARIS 3, KOLOM 20"
echo -e "\033[44;1;33;5m\033[5;35H HELLO\033[0m";
echo -e "$SETMYCOLOR$GOTOYX ANDA LIHAT INI\033[0m"

Read More »

Tuesday, September 29, 2015

Cara Mengistal Linux Dengan VMware

Hal hal yang perlu dipersiapkan

1.  Instalan VMware
2.  File ISO dari Linux, kali ini saya memakai CentOS 6.1 Final

Jika bahan yang dibutuhkan sudah siap. Kita mulai dari

1.  Instal terlebih dahulu VMware
2.  Setelah selesai mneginstal VMware, Lanjut buka VMware
3.  Klik Create a New Virtual Machine
4.  Lalu pilih Tyipical (recomended), lalu klik next
5.  Kemudian pilih Installer disc image file (iso) , kemudian cari dimana file iso yang kita simpan tadi

6.  Kemudian klik next
7.  Isikan semua yang diminta , untuk user name tidak boleh menggunakan huruf besar, kemudian klik next
8.  Klik next lagi
9.  Next lagi
10.  Lalu klik finish
11.  Tunggu Proses hingga selesai

12.  Setelah instalan selesai akan muncul gambar seperti ini
13.  Setelah booting selesai akan muncul user, dan massukan password yang sudah kamu buat sebelumnya
14.  Sampai disini sudah selesai, Linux CentOS anda sudah siap untuk digunakan
15.  Untuk mengistal tree, lakukan hal berikut
16.  Buka terminal, lalu ketikkan berikut ini, lalu tekan enter
17.  Kemudian akan menampilkan hal berikut 
18.  Lalu sesuaikan sama seperti pada gambar dibawah ini, kemudian tekan esq
19.  Kemudian lakukan hal berikut ini
20.  Jika sudah selesai akan muncul gambar seperti ini
21.  Oke sampai disini CentOS via VMware sudah dapat digunakan, sampai jumpa di postingan berikutnya.











Read More »

Tuesday, July 21, 2015

Postingan Tengah Dini Hari

Hy sobat bloggers, belum bisa tidur 😐, ada yang senasib? #sepertinyaada .
Mau posting apa yah, masih bingung juga mau posting apaan. Cuma lagi ngak ada kerjaan aja, yah dari pada tangan nganggur yakan. Kemaren kemaren ngak posting, karena sinyal modem bo*tnya ngak sampe bandung, kepaksa deh off. Sampe ada yang ngasiin paketannya wkwkw. Makasih yah yang ngasih paketannya. Suasana hati hari ini yah seperti biasa, gundah gulana whahhaha njirr. Mau tau kenapa? tanya aja sama rumput yang bergoyang. Kalik aja tau 😄, garing yah? udah deh ditutup aja postingannya. Maaf iseng dong, biar ngepost aja. Dari pada ngak ngepost yakan? okee see you 😘 @kifli_7

Read More »

Saturday, July 11, 2015

Malam Minggu Item

Yap malam minggu, malam minggu kali ini yah seperti malam minggu kemaren kemaren, sendiri. yah nongkrong juga bareng temen yang 2 cewek gila. Lucy dan Siapa lupa namanya 😄, nongkrong biasa tempat nongkrong di TFC tnya ganti K, yah gitu lah malam minggu jones. see youu bloggers selamat bermalam minggu. Jangan lupa besok ibadah 😊😊😇😇

Read More »

Friday, July 10, 2015

Perubahan Kode Mata Kuliah T.Informatika STT-PLN

Ini sob ada perubahan, kode matakuliah buat T.Informatika STT-PLN, sekedar share aja, siapa tau aja ada yang belum tau. Tapi maaf sebelumnya aku kasih pic hasil jepretan hp yah, tapi masih bisa dibaca kok
okeh dicek aja



Read More »

Mood Jelek Hari Jumat

Salam buat sobat blogger, dah lama nih ngak posting disini. Hari ini mau posting curahatan jumat ^_^
Gini nih di hari ini hari jumat, yah jumat sama seperti  hari jumat seperti biasanya. Bedanya jumat ini adalah jumat dimana hari terahir untuk ulangan akhir semester untuk semester 2  dikampusku STT-PLN, dimana hari ini ulangan matematika terapan 2, yang aku kira mungkin tidak akan bsa menjawab soal soal ujian, yah puji tuhan hari ini dosennya baik banget soal soal yang keluar itu soal yang sudah pernah dipelajari sebelumnya. Aku senang sekali karena hari ini ujian yang saya anggap sulit itu sudah terlewatkan dengan memuaskan dan mungkin sangat mudah. 

Dan sewaktu balik dari kampus, aku ketemu dia lagi yah dia, ahh sudahlah lupakan. Sesampainya ditempat kos kosan, saya istirahat. Sore harinya saya ngebantuin temen aku yang pindahan ngak tau tuh alasan pindahnya karena apa. Tapi yah bantu bantulah, kasian cewek pindahan sendiri. Waktu pindahan nih, ada kabar kalau RL atau rangkain listrik, bahwa nilainya udah keluar, dan itu tuh yang membuat mood tiba tiba hilang, bayangin aja aku dapat nilai E dengan SKS 4, pusing ngak? Ini dosen parah banget ngak ngehargai kerja keras mahasiswanya. Tapi udahlah dosennya begitu, semoga aja dia sehat selalu ^_^. Soalnya dia udah tua gimana gitu ahahahha upsss. Yah kira kira begitulah perjalan kehidupan saya untuk hari ini. Semoga aja yah sobat, nilai nilai yang lain itu bagus, biar bisa menutupin nillai yang bakalan dikali dengan 0 -_-, selamat hari jumat semua sobat bloggers.

See you next time.......
Read More »